Seorang komandan yang berdiri di sampingnya buru-buru maju ke depan memapahnya bangun dari lantai, dan atas sorak ketawa para perwira dan prajurit yang menunjukkan ketidaksopanan itu, ia secara resmi menyatakan penyesalannya dan mohon maaf.
Eisenhower dengan setengah berbisik berkata kepada komandan itu: "Ah, kamu tak usah mohon maaf segala. Aku percaya, dibandingkan dengan apa yang kukatakan dalam pidatoku barusan, tergelincirnya diriku ini bisa lebih mengobarkan semangat juang mereka."





